Kuningan, 14 Juli 2026 – Dalam rangka menanamkan semangat nasionalisme dan membentuk karakter generasi muda, Danramil 1509/Ciawigebang Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Suherdi, S.A.P, memberikan materi Bela Negara kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MAN 2 Kuningan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Selasa (14/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi baru MAN 2 Kuningan dengan penuh antusias. Melalui penyampaian materi Bela Negara, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya cinta tanah air, kedisiplinan, tanggung jawab, persatuan, serta semangat untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Guru Bidang Kesiswaan MAN 2 Kuningan, Alfan, beserta jajaran guru dan anggota Koramil 1509/Ciawigebang yang turut memberikan motivasi kepada para peserta MPLS.
Danramil 1509/Ciawigebang, Kapten Inf Suherdi, S.A.P, menyampaikan bahwa pembinaan karakter sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
"Melalui kegiatan Bela Negara ini, kami berharap para siswa memiliki karakter yang disiplin, berintegritas, cinta tanah air, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan, " ujar Kapten Inf Suherdi, S.A.P.
Sementara itu, Serka Yayat Suratman menegaskan bahwa semangat Bela Negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
"Bela Negara tidak harus selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, serta menaati aturan sekolah merupakan bentuk nyata Bela Negara bagi para pelajar, " ungkap Serka Yayat Suratman.
Hal senada disampaikan Kopka Tedi Herdiana, yang mengajak para siswa untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
"Kedisiplinan adalah modal utama untuk meraih cita-cita. Biasakan melakukan hal-hal positif sejak dini agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara, " tutur Kopka Tedi Herdiana.
Sementara itu, Koptu Wahyono mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di lingkungan sekolah.
"Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Jadikan sekolah sebagai tempat belajar, saling menghargai, dan mempererat persaudaraan sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebangsaan, " kata Koptu Wahyono.
Guru Bidang Kesiswaan MAN 2 Kuningan, Alfan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi Bela Negara sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa baru agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme yang kuat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias sebagai bekal dalam membangun karakter positif selama menempuh pendidikan di MAN 2 Kuningan.

Wahyono.